ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA PEMASARAN PADA USAHA TANI KENTANG DI KECAMATAN KEJAJAR, KABUPATEN WONOSOBO

Authors

  • Ganjar Ndaru Ikhtiagung Politeknik Negeri Cilacap https://orcid.org/0000-0001-9511-6855
  • Arif Nur Rahmadani Politeknik Negeri Cilacap
  • Berliana Ayu Dwika Politeknik Negeri Cilacap
  • Nancy Nurlita Sari Politeknik Negeri Cilacap
  • Nanda Puspita Zalfa Zahira Politeknik Negeri Cilacap
  • Nurmansyah Setyo Nugroho Politeknik Negeri Cilacap
  • Faidzin Firdhaus Politeknik Negeri Cilacap
  • Purwiyanto Purwiyanto Politeknik Negeri Cilacap

DOI:

https://doi.org/10.56655/jid.v1i2.23

Keywords:

Potatoes, Structure, Conduct and Marketing Performance

Abstract

Kejajar District is the center of potato farming in Wonosobo Regency, where the area has a larger harvest area and higher potato production yield than other sub-districts. This study aims to determine the level of coordination and collaboration between marketing institutions so that potato products can be distributed optimally. If one chain is disturbed, it will affect the other chains. This research was conducted by purposive sampling, and the research location is the most productive potato area in Wonosobo. The study started in May and ended in June 2022. The number of respondents in the study was 52 people, consisting of 4 wholesalers, 3 middlemen/shippers, 15 retailers, and 30 farmers. The results showed that the four wholesalers had overall control over the sales of potatoes in the Kejajar District. This condition illustrates that the potato market at the farmer level tends to have a strongly oligopsony market structure. Wholesalers have considerable capital power, so they can control middlemen. The marketing margin shows that marketing channel one provides a high price share to farmers of 46.15%, and the farmer share analysis received by farmers as potato producers in Kejajar District can be said to be efficient because the selling price received by farmers is more than 40% of the price at the consumer level.

References

Abh Abhar, E., Isyatur Riyadhah, & Fikriman. (2018). Analisis Pemasaran Kentang Di Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat kabupaten Merangin. Jurnal Agrisains, 2(1), 1-9. doi:http://dx.doi.org/10.36355/jas.v2i1.179

Asmarantaka, R. W., Atmakusuma, J., Muflikh, Y. N., & Rosiana, N. (2017). Konsep Pemasaran Agribisnis: Pendekatan Ekonomi Dan Manajemen. Jurnal Agribisnis Indonesia, 5(2), 151-172.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonosobo. (2020). Kabupaten Wonosobo Dalam Angka 2019. Wonosobo: Badan Pusat Statistik .

Baye, M. (2010). Managerial Economics and Business Strategy (7th ed.). New York: McGraw-Hill/Irwin edition.

Dihni, V. A. (2022). Pandemi Mereda, Produksi Kentang Indonesia Kembali Meningkat 6.1% pada 2021. Retrieved 8 24, 2022, from databoks.katadata.co.id: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/06/13/pandemi-mereda-produksi-kentang-indonesia-kembali-meningkat-61-pada-2021

Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo. (2020). Wonosobo Dalam Angka 2019. Wonosobo: Dinas Pertanian dan Perikanan Wonosobo.

Downey, D. W., & Steven P., E. (1992). Manajemen Agribisnis. (R. Ganda S., & S. Alfonsus, Trans.) Jakarta: Erlangga.

Edy, K. S. (2010). Usaha Tani Kentang Dengan Teknik Konsevasi Teras Bengku Di Dataran Tunggu Dieng Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 10(2), 115-127.

Fiatnasari, Windani, I., & Hasanah, U. (2019). Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani Kentang (Solanum tuberosum L) Di Desa Surengede Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Surya Agritama, 8(1), 81-94.

Hardiyanti, D., Ibnusina, F., & Alfikri. (2020). Sistem Pemasaran gambir Dengan Pendekatan SCP (Structure, Conduct, Performance) Di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Seminar Nasional Virtual "Sistem Pertanian Terpadu dalam Pemberdayaan Petani". Lima Puluh Kota, Sumatera Barat: Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Hasan, A. (2013). Marketing Dan Kasus-Kasus Pilihan. Yogyakarta: CAPS (Center For Academic Publishing Service).

Hudson, D. (2007). Agricultural Markets and Price. Oxford: Blackwell Publishing.

Irawan, B. (2007). Fluktuasi harga, Transmisi Harga, dan Marjin Pemasaran Sayuran dan Buah. Analisis Kebijakan Pertanian, 5(4), 358-373.

Jaya, W. K. (2001). Ekonomi Industri (Ed. 2 ed.). Yogyakarta: Yogyakarta BPFE.

Juniwati, T. A., Prayuginingsih, H., & Prawitasari, S. (2018). Analisis Komparatif Usahatani Kentang Atlantik dan Kentang Granola di Kacamata Sempol. Jurnal Agribest, 2(2), 131-146. doi:10.32528/agribest.v2i2.1625.

Kementerian Pertanian . (2020). Rancangan Strategis Kementerian Pertanian 2020-2022. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kohls , R. L., & Uhl, J. N. (2002). Marketing of Agricultural Products (9th ed.). New Jersey: Prentice Hall.

Kohls, R. L., & David, D. W. (1972). Marketing of Agricultural Product (4th ed.). New York: Macmillan Publishing.

Lewis, D. A., Kuethe, T. H., Manfredo, M. R., & Sanders, D. A. (2010). Uncovering Dominant-Satellite Relationships in the U.S. Soybean Basis: A Spatio-Temporal Analysis. Paper presented at the NCCC-134 Conference on Applied Commodity Price. St. Louis, MO. Retrieved from http://www farmdoc Illinois Edu/nccc134

Marhawati, Astuti, S., & Rakib, M. (2021). Analisis struktur, Perilaku dan Kinerja Pasar Jeruk Pamelo Di Kecamatan Ma'rang Kabupaten Pangkep. SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2021 "Penguatan Riset, Inovasi, dan Kreativitas Peneliti di Era Pandemi Covid-19”. Makasar: Proceedings Of National Research and Community Service Universitas Negeri Makassar.

Rumallang, A., Jumiati, Akbar, & Nadir. (2019). Analisis Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pemasaran Kentang di Desa Erelembang Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. Jurnal Agrikultural, 30(3), 83-90.

Saidah, D. N., Saparto, & Wiharso. (2018). Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.) DI Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian, 36(2), 75-82.

Sinaga, V. R., Fariyanti, A., & Tinaprilla, N. (2014). Analisis Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pemasaran kentang Granola di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Bandung. Forum Agribisnis , 4(2), 101-120.

Soekartawi. (1989). Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk pengembangan petani kecil. In Ilmu Usaha Tani (p. 66). Jakarta: UI Press.

Soekartawi. (2002). Pembangunan Pertanian . Jakarta: Raja Grafindo.

Sukaryana, I. M., Darmawan , D. P., & Wijayanti, N. U. (2013). Rantai Nilai Komoditas Kentang Granola di Desa Candikuning Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 2(3), 99-108.

Downloads

Published

2022-12-12

How to Cite

Ikhtiagung, G. N., Rahmadani, A. N., Dwika, B. A., Sari, N. N., Zalfa Zahira, N. P., Nugroho, N. S., … Purwiyanto, P. (2022). ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA PEMASARAN PADA USAHA TANI KENTANG DI KECAMATAN KEJAJAR, KABUPATEN WONOSOBO. Jurnal Inovasi Daerah, 1(2), 164–177. https://doi.org/10.56655/jid.v1i2.23